Terlambatkah Melakukan Kampanye Online Sekarang?

Mungkin ada yang bertanya, apakah sekarang bisa dibilang waktunya sudah sangat singkat sehingga terlambat? Bagaimana jika sudah melakukan kampanye online dan kalah. Bukankah sia-sia?

Ok. Menurut kami belum terlambat. Tapi lebih pastinya tergantung dari bagaimana keadaan di lokasi kita, bagaimana peta persaingan kandidat pilkada di daerah kita, bagaimana pola masyarakat di sana, apakah mereka sudah biasa menggunakan ponsel + internet? Bagaimana penetrasi internet di sana? Walaupun untuk pertanyaan terakhir, bisa saja dicari jalan lain agar semakin banyak orang yang melihat kampanye online kita walaupun penetrasi internet di daerah tersebut tidak tinggi.

Ke-“terkenal”-an (Lebih Dikenal) / Popularitas

Coba kita lihat cerita 3 orang yang tidak dikenal oleh masyarakat kita. Kira-kira mana yang akan dipilih jika masyarakat tidak mengetahui semua kandidat? Tentunya ada beberapa kemungkinan, tetapi salah satu yang akan digunakan adalah menggunakan komputer/internet untuk mencari tahu. Apakah nama calon kandidat itu akan keluar? Google akan menampilkan daftar halaman web buat hasil search. Jika calon kandidat tersebut memiliki website dengan keyword yang tepat (misalnya: nama calon kandidat dan daerahnya) maka kemungkinan besar akan keluar. Ini lebih baik dibandingkan jika yang keluar adalah berita dari media masa dahulu, karena kita lebih sulit mengontrol tulisan yang ditampilkan oleh media masa.

A Thousands Miles Begin with Single Step

Beberapa account twitter praktisi gubenur dan walikota di Indonesia sudah sangat banyak followernya. Ada yang sudah lebih dari 1 juta follower. Jika kita baru memulainya, apakah sia-sia?

Tentunya tidak, jika kita ingin membangun branding kita, butuh waktu. Tetapi siapapun itu, semua dimulai dari 0 follower / 0 like. Setelah beberapa lama terus dimaintenance baru mulai bisa meningkat sedikit demi sedikit.

Investasi Jangka Pendek, Menengah, dan Panjang

Kampanye online ini bisa dilakukan untuk jangka pendek menjelang pilkada. Tetapi apakah kandidat kita menang atau tidak pun, kita bisa terus meneruskan proses tersebut. Bukankah dengan bertambahnya waktu, maka content kita pun bertambah? Google pun mengukur hal ini. Dengan. terus memelihara website maupun sosial media, maka bisa dibilang termasuk investasi jangka pendek, menengah dan panjang. Bukan cuma kita bisa berinvestasi di daerah kita, tetapi dengan menggunakan website dan sosial media, info mengenai tokoh bisa dikenal di luar daerahnya.

Add Comment

×

Hi!

Pilih salah satu akun Tim Support kami di bawah ini, melalui WA (081277000948) atau bisa juga kirim email ke [email protected]

× Ada yang bisa kami bantu?